Malam dengan Kecemasan.
Pada setiap malam rasa itu muncul lagi, seolah-olah sudah menjadi
pakaian tidurku.Begitu menakutkan bagaikan orang mati yang bergentayangan
sehingga diriku meronta-ronta tidak karuan. Pada kesunyian yang menyelimuti
raga yang berketakutan. Bahkan pikiran yang selalu memberi reaksi dalam cemas
ini. Sebelum ku bertanya pada sang pencipta, aku bertanya pada diriku sendiri.
Bertanya pada diri sendiri
adalah hal yang tersulit, pikiran dan hati sangat bergejolak. Terasa sangat
menakutkan. Bingung yang tak berkesudahan bagaikan makanan setiap malamku. Cemas ku semakin kencang tak terbendung, lagi-lagi terseret dalam renungan
dengan tatapan yang kosong.
Cemas terima kasih sudah
menjadi teman sebelum tidurku, cemasku ternyata ingin diperhatikan dalam
pikiranku. Sering kali diabaikan dalam setiap peristiwa hidupku. Ternyata kamu
lagi marah.maaf kataku dengan lirih aku
tak bisa merima rasa cemas. Aku tak bisa mengendalikannya. Terima kasih telah
berkunjung. Jangan liar dan semoga bisa dikendalikan :)
Komentar
Posting Komentar